
Kapuas, Kalimantan Tengah – UPPKB Kelas I Anjir Serapat menerima kunjungan Tim Konsultan pada Selasa, 21 Juli 2026 dalam rangka kegiatan koordinasi dan pengumpulan data sebagai bahan penyusunan Masterplan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) se-Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam melakukan perencanaan pengembangan UPPKB secara menyeluruh, baik dari sisi fasilitas, teknologi, maupun peningkatan pelayanan pengawasan kendaraan angkutan barang di Indonesia.
Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai profil UPPKB Kelas I Anjir Serapat, yang mencakup gambaran umum operasional, kondisi fasilitas, serta pelaksanaan tugas dan fungsi UPPKB dalam mendukung pengawasan kendaraan bermotor angkutan barang.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan terkait penyusunan Masterplan Fasilitas Induk Penimbangan Kendaraan Bermotor. Dalam pembahasan tersebut, Tim Konsultan melakukan koordinasi dan pengumpulan informasi mengenai kebutuhan pengembangan fasilitas UPPKB agar dapat mendukung pelayanan yang lebih efektif, modern, dan sesuai dengan perkembangan teknologi transportasi.
Selain itu, turut dibahas rencana penerapan teknologi Weigh In Motion (WIM) di Indonesia. Sistem WIM merupakan teknologi penimbangan kendaraan secara dinamis yang memungkinkan proses pengukuran berat kendaraan dilakukan tanpa harus menghentikan kendaraan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengawasan dan mendukung penertiban kendaraan angkutan barang yang melebihi batas muatan.
Pembahasan juga mencakup kebutuhan pengembangan sarana dan prasarana pendukung UPPKB sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang. Data dan masukan yang diperoleh dari kegiatan kunjungan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan Masterplan UPPKB nasional.
Melalui kegiatan koordinasi bersama Tim Konsultan ini, diharapkan penyusunan Masterplan UPPKB dapat menghasilkan perencanaan yang komprehensif dan mampu menjawab kebutuhan pengawasan kendaraan angkutan barang di masa mendatang, sekaligus mendukung terciptanya sistem transportasi darat yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
